Ikuti Kami

Breaking News
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Standar Tekanan Darah Normal dan Tekanan Darah Tinggi Menurut JNC 8

Standar Tekanan Darah Normal dan Tekanan Darah Tinggi Menurut JNC 8

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ada orang yang mengalami darah tinggi dan darah rendah, bukan hal yang asing bagi kita. Jikalau kita sendiri yang mengalaminya tentulah hal ini bukan permainan. Tentu selalu waspada dan berjaga selalu hidup sehat.

            Banyak sekali penyebab adanya tekanan darah tidak sehat, ada beberapa sebab tekanan darah seseorang menjadi tinggi, ada pula yang menyebabkan orang bertekanan darah rendah. Tentu yang diinginkan adalah bertensi normal, agar selalu bisa melakukan kegiatan dengan normal dan baik.

Tekanan darah itu sendiri merupakan tekanan yang dihasilkan pompa jantung guna mengalirkan darah ke seluruh penjuru tubuh kita.  Orang dengan tekanan darah tinggi biasa disebut hipertensi, sedangkan tekanan darah rendah biasa disebut hipotensi.

            Tekanan darah intinya,  daya kekuatan jantung dalam memompakan darah ke seluruh tubuh. Kinerja tubuh berjalan maksimal, ketika tekanan darah kita normal. Orang yang mengalami tekanan darah tinggi mudah terkena penyakit lain seperti serangan jantung dan stroke.

Lalu berapa tensi darah yang normal ? Sebelum membahas hal itu, di blog anggadewantara.com lebih dulu kita akan membahas apa itu tekanan darah sistolik dan diastolik. Simak sampai akhir ya . .

.

Pengertian Tekanan Sistolik dan Diastolik

Dalam pengukuran tekanan darah ada 2 faktor penting yaitu sistolik dan diastolik.

.

Sistol merupakan fase siklus jantung saat kontraksi ventrikal guna melakukan pompa darah ke arteri guna mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

Lebih mudahnya, sistolik adalah angka yang pertama kali disebutkan oleh dokter ataupun perawat. Besaran ini selalu lebih besar dari diastolik.

Sedangkan diastolik sendiri merupakan fase relaksasi jantung ketika darah mengalir seluruh tubuh kembali jantung.

Sederhananya, angka ini disebutkan kedua setelah angka diastolik. Angka diastole selalu lebih kecil daripada sistolik (angka yang pertama).

Sebagaimana penjelasan di atas, semua terkondisi sesuai dengan kondisi kita, baik sehat maupun tidak sehat. Jantung adalah pompa dalam pendistribusian darah ke seluruh bagian tubuh dalam tiap detak jantung kita.

            Umumnya kita, orang dewasa mempunyai tekanan darah normal 120/80 mmHg di bawah atau setara, itulah batas tensi normal ketika dalam keadaan sehat. Tahukah anda, 120 itu sebenarnya menunjukkan level tekanan kita saat jantung memompa darah guna dialirkan ke sleuruh tubuh, itulah yang dikenal dengan tekanan sistolik.

Sedangkan 80 adalah level tekanan ketika jantung beristirahat sejenak, sebelum melakukan pompa kembali, itulah tekanan diastolik.

Angka di atas tidaklah mutlak, semua bisa naik dan turun sesuai dengan aktivitas fisik yang kita jalani.

Karena itu dianjurkan kita beristirahat terlebih dahulu sebelum melakukan pemeriksaan tekanan darah.

Oke, setelah mengetahui tekanan darah normal, selanjutnya kita akan membahas batas tekanan darah tinggi.

.

Batas Tekanan Darah Tinggi Menurut JNC 8

Ada beberapa macam versi standar tekanan darah dari berbagai lembaga seperti WHO, AHA dan JNC. Pada artikel ini kita ambil salah satu saja yaitu JNC 8 atau Joint National Comittee 8. JNC adalah bagian dari NHLBI Amerika, atau The National Heart, Lung, and Blood Institute yang sudah mempublikasikan hipertensi dari tahun 1976.

Menurut JNC 8, batas tekanan darah adalah seperti yang diungkapkan tabel berikut :

tabel tekanan darah tinggi

.

Orang yang disebut Hipertensi adalah orang yang memiliki tekanan sistolik diatas 140 ATAU diastolik diatas 90. Jika seseorang memiliki tekanan sistolik normal tapi diastolik lebih dari 90, orang tersebut sudah bisa dikatakan mengalami hipertensi.

Suatu contoh misalnya orang dengan tensi 150/95 , sudah dikatakan mengidap hipertensi stadium 1.

Contoh lainnya lagi jika seseorang dengan tensi 155/110, orang tersebut berarti telah mengidap hipertensi stadium 2.

Semua permasalahan kesehatan adalah keadaan ketika tubuh kita tidak mengindikasikan keadaan normal tubuh, dalam keadaan standar. Maka penjagaan tubuh dengan baik lebih dilakukan setiap hari dengan pola hidup sehat serta mengukur tensi lebih dini dan secara teratur.

.

Persiapan Pengukuran Tensi

Sebelum mengukur tekanan darah, langkah baiknya terlebih dahulu kita melakukan persiapan. Persiapan ini dilakukan agar hasil dari tekanan darah yang terukur memang akurat.

.

Berikut hal-hal yang perlu disiapkan sebelum melakukan pemeriksaan tekanan darah :

  • Beristirahat 20 – 30 menit sebelum pengukuran
    • ( Istirahatlah terlebih dahulu jika anda setelah berjalan jauh atau naik tangga rumah sakit, tidak dianjurkan untuk periksa langsung setelah aktivitas berat)
  • Pastikan Anda Duduk Tenang
    • ( Pastikan Anda duduk secara rileks, Jangan Posisi telungkup, apalagi posisi Jungkir balik )
  • Tidak Minum Minuman mengandung Kafein seperti Kopi
    • ( Kandungan Kafein dalam kopi menyebabkan penyempitan pembuluh darah sehingga menaikkan tensi )
  • Tidak Merokok
    • ( Kandungan Nikotin dalam rokok dapat meningkatkan tekanan darah, Jangan coba-coba merokok sebelum pemeriksaan, jika tidak mau diceramahi petugas medis )
  • Pastikan Alat Pengukuran Berfungsi Baik dan Terkalibrasi
    • ( Kalau baterai habis atau alatnya rusak ya jangan digunakan )
  • Jangan Stres atau terlalu Tegang
    • ( Pertama kali periksa, tensinya ternyata tinggi. Hal ini sering terjadi pada orang yang pertama kali melakukan pengukuran, mereka terlalu cemas sehingga terjadi ‘peningkatan palsu’. Hal ini disebut white coat hypertension. Periksa lagi setelahIstirahat dulu 30 menit atau periksa lagi besoknya)
  • Siapkan catatan untuk mencatat dan menyimpan hasil pengukuran anda.
    • ( Sebagian besar orang cenderung melupakan hasil tensinya, bahkan ada yang lupa setelah 1 jam pemeriksaan. Siapkan catatan kecil untuk mencatat progresivitas tekanan darah dari waktu ke waktu. )

Beberapa jenis alat dapat digunakan untuk mengukur tekanan darah seperti tensimeter aneroid ataupun digital.

Apabila ingin mengetahui tekanan secara teratur, kamu dapat mempertimbangkan untuk mengeceknya sendiri di rumah. Namun mengukur tekanan darah di rumah direkomendasikan memakai jenis alat digital karena lebih mudah.

Pemilihan alat bergantung terhadap keinginanmu. Pastikan alat yang akan dipakai sudah teruji , valid, serta reliabel. Artinya alat tersebut dapat mengukur tekanan darah dan memberikan hasil yang akurat pada setiap pengukuran.

Bila anda ragu, bawalah alat pengukur anda ke dokter. Lantas bandingkan dengan hasil pengukuran oleh dokter.

.

Akhir Kata . . .

            Tekanan darah yang normal akan memberikan kesehatan prima tubuh kita. Dengan kondisi terbaik segala aktivitas sangat berharga dan bermanfaat bagi kehidupan kita sendiri. Pola hidup yang baik dan sehat, setidaknya patut kita terapkan guna mendapatkan tubuh yang ideal untuk segala aktivitas.

            Tekanan tensi normal adalah penunjang kehidupan kita. Ketika tekanan tidak baik, sistem peradaran mudah terganggu. Darah sebagai sistem peredaran, sangatlah penting guna sebagai pelindung tubuh dari berbagai macam penyakit. Dari sistem ini, leukosit memiliki peran dalam menjaga kekebalan tubuh.

Selain sistem kekebalan tubuh, aliran darah juga berperan dalam membawa nutrisi dan oksigen, serta membawa sisa metabolisme tubuh berupa racun ke organ hati dan ginjal.

Semua berkoordinasi secara maksimal dan bersatu demi terwujudnya keharmonisan tubuh manusia secara menyeluruh.

Terbayangkan bagaimana jika kita mengalami gangguan tensi sehingga mengalami komplikasi organ tubuh yang lain?

. . . Pastinya menakutkan, bukan ?

Kebiasaan mengukur tekanan darah adalah suatu langkah awal untuk mencegah komplikasi serius, terutama bagi Anda yang memiliki hipertensi atau darah tinggi.

Nah, setelah membaca artikel ini kalian sudah tahu kan pentingnya mengetahui tekanan darah.

Ayo cek tekanan darahmu sendiri. . .

. . . Jangan lupa Share agar artikel ini bermanfaat

Stay Healthy . . .

.

Referensi lain:

alodokter

  • visibility 26
  • forum 0
Bagikan Threads

Penulis

Seorang Dokter yang mempunyai hobi menulis dan berbagi info kesehatan.

Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panduan: 12 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi yang Efektif

    Panduan: 12 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi yang Efektif

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2019
    • account_circle dr. Angga Dewantara
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Memang sedikit ngeri jika mendengar kata “darah tinggi”, tapi tentulah kita tidak menyerah begitu saja kan. Kalaupun sudah terlanjur menderita penyakit ini, mari kita berusaha sebaik mungkin untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Tekanan darah adalah ukuran yang dapat menentukan seberapa kuat jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh Anda. Tekanan darah yang normal adalah tekanan […]

  • Kenali 8 Tanda Bahaya Gejala Penyakit Jantung Sejak Dini

    Kenali 8 Tanda Bahaya Gejala Penyakit Jantung Sejak Dini

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2019
    • account_circle dr. Angga Dewantara
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Penyakit jantung umum dikenal dengan dengan penyakit  jantung koroner. Penyakit ini adalah salah satu penyakit berat yang harus diwaspadai. Penyakit jantung terkadang muncul secara tiba-tiba. Akan tetapi, tahukah bahwa gejala penyakit jantung itu ada walaupun sifatnya terkesan ringan? Gejala sakit jantung atau ciri-ciri penyakit jantung tersebut bisa dikenali dengan mudah, walau beberapa tersamarkan dengan gejala […]

  • cara mengatasi susah tidur

    Penyebab dan Cara Menangani Susah Tidur

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle dr. Angga Dewantara
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Tidur adalah kebutuhan biologis yang sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan manusia. Namun, banyak orang mengalami penyakit susah tidur  atau insomnia setiap malam.  Berbagai faktor penyebab susah tidur di malam hari menjadi masalah yang umum di masyarakat saat ini. Dalam artikel ini di web anggadewantara.com, kita akan membahas beberapa faktor penyebab yang dapat menyebabkan sulit tidur […]

  • Ketahui Apa Saja Penyebab Jerawat yang Sering Muncul

    Ketahui Apa Saja Penyebab Jerawat yang Sering Muncul

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2019
    • account_circle dr. Angga Dewantara
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Pernah merasa kesal tidak, sih dengan bintik merah menonjol apalagi di area wajah? Emang betul, jerawat merupakan salah satu kondisi yang tidak menyenangkan terutama untuk kaum hawa. Dan iya, banyak sekali penyebab jerawat yang dapat mempengaruhi kondisi wajah. “Ehh,, lama gak ketemu. . Btw kok km sekarang jerawatan sih?” Keki dan malu gak sih semisal […]

  • Menurunkan Asam Urat

    Panduan: Cara Menurunkan Asam Urat yang Penting untuk Diketahui

    • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2020
    • account_circle dr. Angga Dewantara
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sebelumnya teman-teman familiar dengan penyakit asam urat bukan? Ya, penyakit asam urat adalah terlalu tingginya asam urat dalam tubuh sehingga menyerang sendi. Ngomongin asam urat, banyak sekali faktor penyebab dan pencetusnya. Kadar asam urat di atas normal bukan hanya dari makanan tetapi juga faktor-faktor lainnya. Buat teman-teman yang belum tahu berapa kadar asam urat normal […]

  • Kenali Jenis dan 6 Penyebab Stroke yang Perlu Diwaspadai

    Kenali Jenis dan 6 Penyebab Stroke yang Perlu Diwaspadai

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2019
    • account_circle dr. Angga Dewantara
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Apakah Anda pernah melihat seseorang terserang stroke secara tiba-tiba? Nah, seperti yang umumnya kita ketahui, stroke memang terkesan datang dengan tiba-tiba. Tetapi, apakah benar penyakit stroke itu datang secara tiba-tiba? Masa sih, tanpa penyebab sama sekali. Hal inilah yang perlu kita ketahui dan pelajari sedari dini agar terhindar dari serangan stroke yang kesannya tiba-tiba. Penyakit […]

expand_less