Mengenal Apa Itu Coronavirus ?

Coronavirus baru (Covid-19) telah menyebar ke hampir setiap negara di dunia sejak pertama kali muncul di Cina pada awal tahun. Lebih dari 752.288 orang diketahui terinfeksi dan lebih dari 36.000 kematian telah dicatat.

Apa Itu Coronavirus ?

Virus Coronavirus

.

Coronavirus adalah keluarga virus yang menyebabkan penyakit pada hewan. Virus yang semula disebut Novel Corona virus kemudian oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) penyakit ini resmi diberi nama Covid-19. Covid adalah singkatan Corona Virus Disease, sedangkan 19 merujuk pada tahun 2019 yaitu awal ditemukannya kasus penyakit tersebut.

Sementara Komite Internasional Taksonomi Virus menamai ini sebagai Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus 2 atau SARS-COV-2.

Covid-19 terkait erat dengan Severe acute respiratory syndrome (Sars) yang melanda seluruh dunia pada tahun 2002 hingga 2003. Virus itu menginfeksi sekitar 8.000 orang dan membunuh sekitar 800 orang tetapi segera habis, karena sebagian besar dari mereka yang terinfeksi sakit parah jadi lebih mudah dikendalikan.

Coronavirus yang lain adalah Middle East Respiratory Syndrome (Mers). Pada tahun 2012 kasus-kasus yang telah terjadi secara sporadis, ada sekitar 2.500 kasus dan hampir 900 kematian.

Covid-19 berbeda dengan dua coronavirus lain ini karena spektrum penyakitnya luas, dengan sekitar 80 persen kasus mengarah pada infeksi ringan. Mungkin juga ada banyak orang yang membawa penyakit dan tidak menunjukkan gejala, membuatnya lebih sulit untuk dikendalikan.

Sejauh ini, sekitar 20 persen dari Covid-19 kasus telah diklasifikasikan sebagai kategori “parah” dan tingkat kematian saat ini bervariasi antara 0,7 persen hingga 10 persen tergantung pada lokasi.

Para ilmuwan di Cina percaya bahwa Covid-19 telah bermutasi menjadi dua jenis, satu lebih agresif daripada yang lain. Hal tersebut dapat membuat pengembangan vaksin menjadi lebih rumit.

Di blog ini mari kita bahas lebih lanjut.

.

Bagaimana wabah ini dimulai?

Coronavirus diyakini bersumber dari pasar di Wuhan yang menjual hewan hidup dan mati termasuk ikan, kelelawar dan burung.

Pasar-pasar seperti itu menimbulkan risiko yang lebih tinggi dari virus yang berpindah dari hewan liar ke manusia karena standar kebersihan yang sulit dipertahankan jika hewan hidup  tersebut dipelihara dan disembelih di lokasi. Biasanya pasar tersebut sangat ramai dan padat sehingga penyakit dapat menyebar dari satu spesies ke spesies lainnya.

Sumber hewan Covid-19 belum diidentifikasi, tetapi inang aslinya dianggap sebagai kelelawar.
Selain itu salama bertahun-tahun, kelelawar menularkan berbagai virus ke manusia. Kelelawar memiliki banyak virus zoonosis termasuk Ebola, HIV dan rabies.

.

Seberapa besar pandemi ini telah terjadi?

Penyakit ini sudah mulai menyerang di Eropa, Amerika Serikat dan Asia Tenggara dan mulai menimbulkan kekacauan di Afrika dan Amerika Selatan. Organisasi Kesehatan Dunia sangat memperhatikan kemampuan negara-negara termiskin di dunia untuk mengendalikan penyakit ini.

.

Apa saja gejala Coronavirus?

Gejala awal termasuk demam, batuk kering, nyeri tenggorokan, kelelahan, dan perasaan tidak sehat secara umum. Gejala lain muncul seperti hilangnya rasa dan bau serta masalah perut.

.

Bagaimana penyebaran Coronavirus?

Seperti virus flu dan flu, virus ini menyebar melalui tetesan ketika seseorang batuk atau bersin. Percikan air (droplet) mendarat di permukaan dan kemudian dapat berpindah di tangan orang lain dan menyebar lebih jauh. Orang-orang dapat terkena virus ketika tangan mereka yang terinfeksi menyentuh mulut, hidung atau mata mereka.

Oleh karena itu satu-satunya hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk melindungi diri adalah menjaga kebersihan tangan Anda dengan sering mencuci dengan sabun dan air atau gel pembersih tangan. Bagaimana coronavirus ini dibandingkan dengan epidemi pernapasan sebelumnya?

Influenza Spanyol 1918 – atau virus H1N1 – tetap menjadi pandemi flu paling menghancurkan dalam sejarah modern. Penyakit ini menyebar ke seluruh dunia dan diperkirakan telah menyebabkan antara 50 dan 100 juta kematian.

Sepupu dari virus yang sama juga berada di belakang wabah flu babi pada tahun 2009. Virus ini diperkirakan telah menewaskan sebanyak 575.400 orang.

.

Nah untuk memahami seluk beluk corona lebih lanjut, teman-teman silahkan menonton video berikut ya.

Leave a Reply

Indahnya jika Saling Berbagi

Follow kami dan Share artikel ini dengan teman-temanmu
close-link