Ikuti Kami

Breaking News
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » 10 Gejala Stroke yang Perlu Diwaspadai Sedari Dini

10 Gejala Stroke yang Perlu Diwaspadai Sedari Dini

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Masih belum begitu tahu dengan gejala penyakit stroke? Stroke merupakan salah satu penyakit berbahaya yang menyebabkan kelumpuhan pada sebagian anggota tubuh manusia. Stroke sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu stroke iskemik (terjadinya penyumbatan pembuluh darah di otak) dan stroke hemoragik (pecahnya pembuluh darah di otak).

Jenis Stroke dan Gejala Stroke

Sebenarnya, stroke memiliki karakteristik yang sama dengan penyakit lain, yaitu menunjukkan gejala. Sebenarnya, jika disadari dari awal mulai dari gejala stroke ringan, stroke bisa diatasi dengan lebih baik. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mengetahui dan memahami dengan baik gejala-gejala dari stroke.

Sebelum kita membahas gejala stroke, alangkah baiknya dari blog anggadewantara.com ini, kita membahas terlebih dahulu fungsi otak pada psikologis dan tubuh. Otak manusia memiliki 3 bagian besar yaitu : cerebrum (otak besar), cerebellum (otak kecil) dan brainstem (batang otak).

#1 Cerebrum

Bagian ini merupakan bagian otak yang terbesar. Bagian otak ini memiliki bagian kanan dan kiri. Bagian kanan mengontrol bagian sebelah kiri tubuh dan sebaliknya.

Baca juga : Otak kanan vs Otak kiri pada Manusia

Selain itu cerebrum terdiri dari 4 bagian yang disebut lobus, yang terdiri dari : lobus frontal (depan), parietal (atas), temporal (samping), dan oksipital (belakang).

  • Lobus frontal mengatur gerakan, ucapan, perilaku, kepribadian, dan fungsi intelektual, seperti penalaran, proses berpikir, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan perencanaan.
  • Lobus parietal mengendalikanr sensasi, seperti sentuhan, tekanan, nyeri dan suhu. Lobus ini juga mengendalikan orientasi spasial.
  • Lobus temporal mengatur indera pendengaran, ingatan dan emosi. Lobus temporal kiri juga mengendalikan fungsi bicara.
  • Lobus oksipital mengendalikan penglihatan.

#2 Cerebellum

Otak kecil ini terletak di bawah otak besar pada bagian belakang otak. Mirip seperti otak besar, bagian ini juga mempunyai dua belahan otak dan berwarna abu-abu dan putih. Otak kecil memiliki peran terhadap pengaturan  gerakan, keseimbangan, mengatur sikap atau posisi/postur tubuh, hingga koordinasi otot. Cerebellum berperan penting pada kemampuan seseorang untuk melakukan aksi cepat dan berulang seperti saat memainkan video game.

#3 Batang otak

Batang otak memiliki posisi di bawah cerebrum dan di depan cerebellum. Batang otak adalah bagian yang berfungsi menghubungkan otak dengan sumsum tulang belakang. Selain itu batang otak mempunyai fungsi otonom, termasuk untuk mengendalikan pernapasan, sistem kardiovaskular, sistem sistem rangsangan nyeri, dan kesadaran.

Oke, setelah mengetahui fungsi otak pada tubuh, kita akan membahas gejala stroke. Pada dasarnya gejala yang ditimbulkan dari penyakit stroke diakibatkan malfungsi dari bagian otak yang terkena.

Gejala stroke ada yang ringan dan ada yang sudah berat. Gejala dini stroke perlu diketahui sebagai pencegahan stroke. Berikut beberapa gejala stroke mulai dari yang paling ringan sampai yang berat. Nah, apakah gejala stroke itu ? Berikut penjelasannya.

.

Gejala Stroke yang Perlu Diwaspadai

1# Sakit Kepala Tiba-tiba

Salah satu gejala stroke dini adalah sakit kepala tiba-tiba tanpa sebab. Memang tidak semua sakit kepala tiba-tiba merupakan gejala dari stroke. Hanya saja, jika sakit kepala datang terus-menerus dengan intensitas rasa sakit yang tinggi, kita harus waspada. Sakit kepala ini terjadi karena kurangnya pasokan darah ke otak karena penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Gejala lain dari stroke yang mengiringi sakit kepala di antaranya muntah-muntah, wajah terasa nyeri, dan leher menjadi kaku.

2# Terjadi Gangguan Pada Penglihatan

Gejala awal stroke yang perlu anda ketahui lainnya yang umum dirasakan oleh penderita adalah gangguan penglihatan yang cukup serius. Gangguan penglihatan ini juga datangnya tiba-tiba, sama dengan sakit kepala. Bentuk-bentuk gangguan penglihatannya bermacam-macam. Pertama, gangguan berupa kesulitan melihat secara jelas dengan satu mata. Kedua, gangguan berupa kesulitan untuk melihat ke arah kanan atau kiri. Jika gangguan pada mata secara tiba-tiba ini terjadi, maka segera periksakan diri jangan sampai terlambat, karena bisa jadi hal tersebut adalah gejala dari stroke.

3# Lupa ingatan

Otak adalah bagian tubuh yang menyimpan memori. Memori tersebut bisa berupa memori jangka pendek maupun jangka panjang. Apabila stroke mengenai bagian otak yang berfungsi menyimpan memori, maka penderita akan mengalami gangguan pada ingatannya. Bahkan pasien tersebut dapat lupa siapa dirinya sendiri.

4# Hilangnya Keseimbangan

Hilangnya keseimbangan atau koordinasi tubuh bisa menjadi gejala dari stroke. Misalnya, tidak mampu berjalan secara normal, cara berjalan sempoyongan dan kurang terkendali.

5# Kesulitan Berjalan Secara Tiba-Tiba

Penderita stroke sering mengalami tersandung secara tiba-tiba dan tidak bisa menahan diri saat terjatuh. Tanda lain adalah kekakuan pada otot-otot tangan dan jari, misalnya tiba-tiba tidak mampu untuk menulis. Semua gejala ini sangat penting untuk diwaspadai karena menjadi salah satu tanda awal penyakit stroke.

6# Mengalami Kesulitan Saat Berbicara

Gejala stroke yang satu ini termasuk ke dalam gejala yang umum terjadi. Seseorang bisa tiba-tiba mengalami kesulitan mengucapkan kata-kata bahkan bisa mengalami kebingungan. Jika ia diminta untuk mengucapkan kalimat sederhana tetapi terlihat sangat sulit, bisa jadi ia sedang mengalami gejala stroke.

7# Mengalami Kebingungan

Penderita yang mengalami stroke sering merasa kebingungan. Hal ini dikarenakan gangguan fungsi kognitif dan hilangnya memori pada otak. Seseorang yang menderita stroke bisa jadi kesulitan untuk mengenali keluarga atau lingkungan sekitarnya.

8# Mati Rasa Pada Bagian Tubuh Tertentu

Seseorang yang menderita stroke dapat mengalami mati rasa pada sebagian tubuh misalnya mata, wajah, tangan, dan kaki kiri atau kanan. Beberapa bagian otak bertugas menerima atau berespon terhadap rangsangan yang diterima oleh tubuh. Rangsangan itu berupa sentuhan, suhu panas, dingin, dll. Jika terjadi gangguan pada bagian otak tersebut, maka penderita akan kesulitan merasakan sesuatu seperti disentuh atau bahkan dicubit.

9# Lumpuh Setengah Bagian Wajah, Lengan atau Kaki

Ini adalah gejala stroke yang sering ditemui. Tubuh penderita sudah mengalami parese (kelemahan) sebagian. Setengah bagian tubuhnya tidak bisa digerakkan seperti biasanya. Jika sudah sampai pada tahap ini maka harus segera melakukan pemeriksaan, pengobatan, dan tentunya terapi. Seseorang yang sudah sampai ke tahap ini terkadang akan kesulitan menggerakkan bahkan jarinya saja. Jika mengenai bagian otak yang mengatur wajah, maka ia pun akan mengalami bentuk mulut yang mencong dan tentunya menyebabkan kesulitan untuk berbicara.

10# Hilangnya Kesadaran

Kehilangan kesadaran pada pasien adalah salah satu gejala stroke yang cukup berat. Keadaan klinis seperti ini dapat menyebabkan penderita tidak sadar atau koma dalam waktu yang cukup lama. Gejala ini menandakan stroke telah mengenai jalur kesadaran yang berpusat pada brainstem otak. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, gangguan pada bagian otak ini mampu mengganggu sistem pernafasan dan sirkulasi darah. Jadi perlu diwaspadai jika menemukan seseorang yang kehilangan kesadarannya.

Nah, itulah sepuluh gejala stroke mulai dari yang paling ringan sampai yang berat. Tentu tidak ada di antara kita yang ingin terserang stroke, bukan? Oleh karena itu, waspadailah gejala-gejala stroke di atas, bila perlu cegah sedini mungkin.

Mulailah gaya hidup sehat agar stroke tidak pernah mengganggu kita.

Stay Healthy. . .

Link referensi:

alodokter

  • visibility 16
  • forum 0
Bagikan Threads

Penulis

Seorang Dokter yang mempunyai hobi menulis dan berbagi info kesehatan.

Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadar Asam Urat Normal dan Penyebab Asam Urat Tinggi

    Kadar Asam Urat Normal dan Penyebab Asam Urat Tinggi

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2019
    • account_circle dr. Angga Dewantara
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Tahukah, Anda? Asam urat sebenarnya bukanlah sebuah penyakit. Pada dasarnya, asam urat itu ada di setiap tubuh manusia. Hanya saja, asam urat akan menjadi berbahaya jika nilainya sudah tidak normal, artinya lebih tinggi dari kadar yang seharusnya. Mengetahui kadar asam urat normal dan penyebab asam urat sangatlah penting. Mungkin belum banyak yang mengetahui kadar asam […]

  • Narkoba

    Jenis Napza dan Efek Napza pada Tubuh yang Perlu Dipahami

    • calendar_month Sabtu, 7 Nov 2020
    • account_circle dr. Angga Dewantara
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Kecanduan zat apa pun entah itu legal maupun ilegal, dalam beberapa kasus dapat menyebabkan kondisi kesehatan yang serius. Sayangnya, penyalahgunaan dan kecanduan berbagai jenis narkoba telah mencapai proporsi epidemi di banyak bagian dunia, termasuk di Indonesia. Beberapa zat seperti alkohol dan nikotin memang legal untuk orang di atas usia tertentu, tetapi banyak orang masih bergumul […]

  • Cara Menggunakan Audio, Cara Menggunakan Musik.

    Cara Menggunakan Musik untuk Fokus dan Podcast untuk ‘Belajar’ Tanpa Distraksi : Panduan Produktivitas Audio 2025

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle dr. Angga Dewantara
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Halo teman-teman. Apa kabar otak kalian hari ini? Aman? Masih nempel di dalam kepala? Atau udah jalan-jalan sendiri ke timeline Instagram padahal deadline kerjaan udah kayak tagihan pinjol, ngejar-ngejar nggak kenal waktu? Oke Sini, merapat. Sebagai content creator kesehatan favorit kalian, gue mau ngebahas satu hal yang sering banget jadi biang kerok sekaligus penyelamat kita: Audio. Yap, benda yang keluar […]

  • mengatasi GERD

    Mengenal Penyakit Gerd dan Cara Mengatasi GERD secara Alami

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle dr. Angga Dewantara
    • visibility 28
    • 0Komentar

    GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) adalah kondisi medis di mana asam lambung naik ke esofagus (kerongkongan), menyebabkan iritasi pada lapisan esofagus. Ini terjadi ketika katup antara esofagus dan lambung, yang disebut sfingter esofagus bagian bawah, tidak berfungsi dengan baik atau melemah, sehingga memungkinkan asam lambung mengalir balik ke esofagus.  GERD merupakan kondisi yang lebih serius daripada […]

  • Panduan: 12 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi yang Efektif

    Panduan: 12 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi yang Efektif

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2019
    • account_circle dr. Angga Dewantara
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Memang sedikit ngeri jika mendengar kata “darah tinggi”, tapi tentulah kita tidak menyerah begitu saja kan. Kalaupun sudah terlanjur menderita penyakit ini, mari kita berusaha sebaik mungkin untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Tekanan darah adalah ukuran yang dapat menentukan seberapa kuat jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh Anda. Tekanan darah yang normal adalah tekanan […]

  • Cara Mengatasi Diare pada Anak

    Cara Mengatasi Diare pada Anak

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2019
    • account_circle dr. Angga Dewantara
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Anak memang memiliki tingkat kekebalan yang rendah dan masih sangat berisiko terserang penyakit, maka dari itu mereka mudah terkena penyakit salah satunya adalah diare. Pengobatan diare pada anak sebenarnya bisa ditangani dengan bahan alami bila tidak terlalu parah. Masalah diare atau mencret yang menyerang anak memang jangan disepelekan karena sangat berpengaruh pada kesehatan mereka di […]

expand_less