Rahasia Ingin Cepat Langsing, Latihan HIIT Solusi Anda

Seorang dewasa muda mengeluh berat badannya sudah turun tapi perutnya masih saja terlihat buncit. Dia sudah mengurangi porsi makannya, rutin olahraga 2 kali dalam seminggu, selama 2 jam tiap kali latihan, tetapi masih saja lemaknya tidak kunjung hilang.

Baca juga : Jenis asam lemak pada tubuh

Keluhan-keluhan seperti ini sering diutarakan oleh orang-orang yang sudah berusaha keras namun tidak membuahkan hasil. Berbagai cara telah mereka lakukan bahkan ada yang menghabiskan puluhan juta untuk membeli perabotan olahraga dan suplemen, akan tetapi hasilnya nihil.

Nah, maka dari itu anda perlu mencoba latihan yang disebut HIIT (High Intensity Interval Training).

 

 

Apakah High Intensity Interval Training itu ?

Mungkin kita sudah tahu atau mendengar bahwa latihan  yang baik untuk membakar lemak adalah latihan kardio dengan intensitas rendah atau sedang dalam waktu yang cukup lama (> 45 menit). Itu memang benar, tapi masih ada teknik lain yang lebih efektif dan efisien, tidak membutuhkan waktu yang lama tetapi memberikan hasil yang memuaskan.

Teknik tersebut adalah HIIT (High Intensity Interval Training) yaitu latihan kardio yang menggunakan kombinasi antara latihan intensitas tinggi dengan intensitas sedang atau rendah dalam selang waktu tertentu.

High Intensity Interval Training didesain untuk meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak tubuh. Latihan ini juga dapat membantu meningkatkan perkembangan serabut otot cepat (fast twitch fiber) yang banyak digunakan oleh atlet non ketahanan (non endurance) untuk meningkatkan memori otot (muscle memory), serta kecepatan dan power.

Contohnya adalah dengan cara melakukan gerakan eksplosif yaitu berlari sprint (sangat cepat) kira-kira selama 20-30 detik dan diikuti dengan berjalan atau lari-lari kecil selama 60-90 detik tergantung dengan kondisi kebugaran masing-masing. Kemudian ulangi lagi kedua fase tadi.

Gampang banget, bukan ? ? ?

 

Bagaimana  Mekanisme Kerja dan Seberapa Efektif  Latihan HIIT ?

 

Membakar KALORI selama 24 Jam walaupun Anda sedang BERISIRAHAT

Pakar olahraga dari Baylor College of Medicine (Houston, Texas) pada 1996 melaporkan bahwa subyek yang melakukan HIIT menggunakan sepeda stationer kemampuan tubuhnya dalam membakar kalori mengalami peningkatan. Bahkan, pembakaran kalori tersebut berlangsung hingga 24 jam ke depan setelah latihan.

Selain metabolisme pada saat kita melakukan latihan yang meningkat, metabolisme pada saat kita beristirahatpun meningkat, hal ini dikenal dengan istilah RMR (Resting Metabolic Rate) atau tingkatan metabolisme pada saat kita beristirahat selama 24 jam setelah melakukan HIIT terkait dengan EPOC (Excess Post-Exercise Oxygen Consumption) atau jumlah konsumsi oksigen yang berlebih setelah berolahraga.

 

 

Bakar Lemak  lebih BANYAK dalam waktu yang SINGKAT

Penelitian di Australia melaporkan bahwa wanita yang melakukan 20 menit latihan HIIT, 8 detik lari cepat (sprint), dlanjutkan dengan 12 detik istirahat, diketahui dapat membakar lemak 6 kali lebih banyak ketimbang wanita lain yang berlatih kardio biasa selama 40 menit.

Penelitian yang lain dilakukan oleh Laval University membuktikan bahwa, HIIT bisa meningkatan pembakaran lemak 9 kali lebih tinggi dari pada latihan kardio dengan cara biasa. Kelebihan lain dari HIIT adalah disamping meningkatkan pembakaran lemak, massa otot tetap terjaga, jadi otot tidak hilang bersama dengan hilangnya lemak.

 

HIIT mampu Turunkan 2 % Body Fat dalam waktu 2 Bulan

Sebuah studi yang dilakukan tim peneliti East Tennessee State University pada 2001 menemukan bahwa, subyek yang berlatih selama 2 bulan dengan metode HIIT berhasil menurunkan lemak tubuh mereka sebanyak 2 persen. Sedangkan subyek lain yang tidak menggunakan HIIT tidak menunjukkan penurunan prosentase lemak di tubuh mereka, meski durasi latihan mereka sama.

 

Kesimpulan. . .

Untuk memaksimalkan hasilnya, tentunya didukung oleh faktor-faktor lain selain latihan itu sendiri, faktor-faktor lain tersebut adalah pola makan dan waktu istirahat. Atur pola makan yang baik, pola makan yang baik adalah pola makan yang berimbang antara karbohidrat, protein, lemak, dan mineral serta vitamin.

Kurangi konsumsi karbohidrat, makanan-makanan yang berlemak, perbanyak makanan yang berserat dan bervitamin. Dari pola makan yang benar dan latihan yang efektif, maka tubuh langsing yang anda mimpikan akan menjadi milik anda.

One Response

Leave a Reply