7 Penyebab Asam Urat yang Wajib Diwaspadai

Tahukah, Anda? Asam urat sebenarnya bukanlah sebuah penyakit. Pada dasarnya, asam urat itu ada di setiap tubuh manusia. Hanya saja, asam urat akan menjadi berbahaya jika nilainya sudah tidak normal, artinya lebih tinggi dari kadar yang seharusnya. Mengetahui kadar asam urat normal sangatlah penting.

Mungkin belum banyak yang mengetahui kadar asam urat normal bagi laki-laki dan perempuan. Kadarnya berbeda dan sebaiknya selalu dijaga tetap normal agar terhindar dari timbulnya masalah kesehatan seperti radang pada sendi serta batu ginjal.

 

Sebelum membahas lebih jauh tentang kadar asam urat normal, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu asam urat. Asam urat merupakan sebuah bahan kimia yang merupakan hasil produksi tubuh melalui pemecahan senyawa organik, yaitu purin. Normalnya, asam urat akan dibuang melalui urin. Hanya saja, proses ini kadang terganggu oleh terlalu tingginya kadar asam urat dalam tubuh. Akibatnya, tubuh tidak bisa menyerap asam urat dengan baik dan timbullah masalah-masalah kesehatan lainnya.

 

Kadar Asam Urat Normal Dalam Darah

Kadar asam urat normal setiap orang dibedakan oleh jenis kelamin dan tingkatan usianya. Untuk laki-laki dewasa yang berusia di atas 18 tahun sampai 40 tahun, kadar asam urat normalnya adalah 2 sampai 7,5 mg/dL. Sedangkan untuk wanita dewasa yang berusia di atas 18 sampai 40 tahun, kadar asam urat normalnya adalah 2 sampai 6,5 mg/dL.

Untuk laki-laki yang berusia di atas 40 tahun, kadar asam urat normalnya adalah 2  sampai 8,5 mg/dL. Sedangkan untuk wanita yang berusia di atas 40 tahun, kadar asam uratnya adalah 2 sampai 8 mg/dL.

Untuk anak laki-laki berusia 10-18 tahun, kadar asam urat normalnya adalah 3,6 sampai 5,5 mg/dL. Sedangkan anak perempuan berusia 10-18 tahun, kadar asam urat normalnya adalah 3,6 sampai 4 mg/dL.

 

Berikut adalah tabel dari batas asam urat yang diambil pada sampel darah :

Kadar Asam Urat Normal

Menjaga kadar asam urat agar tetap normal tentunya tidak semudah mengatakannya. Ada banyak faktor yang bisa saja membuat kadar asam urat dalam tubuh menjadi tinggi. Berikut beberapa penyebab asam urat yang kadarnya terus naik.

 

 

Daftar Penyebab atau Faktor Risiko dari Penyakit Asam Urat

  1. Produksi Asam Urat Yang Terus Meningkat

Berbagai penyebab asam urat pada mulanya berawal dari tingginya kadar asam urat di dalam tubuh. Ada banyak pemicu mengapa kadar asam urat dalam tubuh terus meningkat (overproduction), salah satunya adalah faktor makanan.

Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang bisa meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh, di antaranya makanan hasil laut seperti udang dan kerang. Selain itu makanan seperti daging merah dan jerohan seperti jantung, hati, dan otak juga turut menyumbang sebagian besar kolesterol dalam tubuh.

Sayuran hijau tertentu kembang kol, asparagus, jamur, dan bayam juga mengandung purin yang tinggi. Konsumsi jenis sayuran ini sebaiknya perlu dibatasi.

 

Selain makanan, minuman pun juga meningkatkan asam urat dalam tubuh. Misalnya, minuman beralkohol serta manis. Alkohol mengandung tinggi purin serta metabolisme dari alkohol bisa menginterupsi sistem pembuangan asam urat berlebih.

Pada bir dengan kandungan alkohol 40% mengandung kadar zat purin yang sangat tinggi yang dihasilkan dari proses fermentasi saat pembuatannya. Mengkonsumsi alkohol yang berlebihan juga dapat merangsang produksi keton sebagai bahan kimia asam  sehingga beresiko menimbulkan kerusakan pada ginjal.

Minuman yang manis, layaknya soda beserta softdrink lainnya, jelas jelas tak mempunyai kadar purin tinggi. Sayangnya, kandungan fruktosa (sejenis gula yang membagikan rasa manis terhadap minuman) yang tinggi turut bisa menaikkan kadar asam urat dalam tubuh.

 

  1. Pembuangan Asam Urat Yang Terganggu

Semakin tingginya asam urat membuat salah satu zat kimia dalam tubuh ini tidak bisa dibuang atau proses pembuangan tidak optimal (underexcretion). Artinya, kandungannya dalam tubuh tetap tinggi dan memberikan akibat tidak baik untuk kesehatan. Jika kadar asam urat sudah tinggi, maka terjadinya batu ginjal dan terutama rasa sakit atau radang pada sendi tidak bisa dihindari lagi.

 

  1. Obat-obatan

Hiperurisemia juga bisa diakibatkan oleh obat yang dikonsumsi oleh seseorang dalam masa pengobatan. Maka dari itu jika Anda diharuskan mengkonsumsi obat tertentu dalam jangka waktu yang lama sebaiknya anda lebih dulu mengkonsultasikan  pada dokter terkait efek samping penggunaan obat tersebut apalagi jika sebelumnya Anda pernah menderita penyakit akibat asam urat.

Kadar asam urat tinggi juga bisa disebabkan karena penggunaan obat-obatan tertentu, antara lain seperti obat diuretik,  aspirin, obat kemoterapi serta obat tbc seperti pirazinamid dan etambutol.

 

  1. Kondisi Masalah Kesehatan

Beberapa penyakit dapat menyebabkan kadar asam urat dalam tubuh meningkat. Penyakit yang mampu melatarbelakangi peningkatan tersebut antara lain adalah hipertensi dan penyakit kronik lainnya seperti diabetes dan gagal ginjal.

Penyakit lain yang mempengaruhi terganggunya pengeluaran asam urat seperti glycogen storage disesase dan hereditary fructose intolerance juga ikut ambil andil dalam hal tersebut.

 

  1. Faktor Keturunan

Asam urat adalah penyakit yang penyebabnya bermacam-macam. Seseorang yang memiliki anggota keluarga yang salah satu diantaranya menderita asam urat maka resiko ia terserang asam urat juga semakin besar. Faktor genetik adalah faktor lain yang resikonya juga tinggi dibanding faktor lainnya.

Oleh karena itu, anda perlu mengetahui riwayat penyakit yang pernah diderita oleh keluarga anda. Jika orang tua, kakek atau nenek Anda pernah menderita asam urat, Anda akan memiliki resiko terkena asam urat lebih tinggi. Dengan mengetahui riwayat kesehatan keluarga Anda, usaha pencegahan asam urat dapat menjadi lebih optimal dan efektif.

 

  1. Faktor Usia

Usia menjadi salah satu faktor munculnya gejala asam urat, karena pada umumnya seseorang lebih mudah terkena asam urat pada usia diatas 40 tahunan. Risiko asam urat pada wanita akan meningkat apabila sudah mengalami menopause, akan tetapi tidak menutup kemungkinan sebelum menopause dapat mengalami penyakit asam urat dengan faktor lainnya.

 

  1. Faktor Jenis Kelamin

Selain karena faktor usia, jenis kelamin juga menjadi faktor perbedaan resiko asam urat. Asam urat secara umum menyerang lebih banyak pada kaum pria daripada wanita. Pada wanita presentase terserang asam urat lebih kecil daripada pria. dan umumnya baru beresiko ketika sudah menopause, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Pria beresiko terserang asam urat lebih tinggi daripada wanita karena pria tidak memiliki hormon estrogen yang berperan untuk membuat proses pembuangan asam urat melalui urine lebih efektif. Maka dari itu, asam urat pada wanita lebih terkontrol karena adanya hormon tersebut.

 

Memiliki Kadar asam urat normal tentunya menjadi impian bagi setiap orang. Risiko untuk terserang peradangan pada sendi pun semakin mengecil. Oleh karena itu, karena sudah mengetahui batas normal kadar asam urat serta penyebab-penyebabnya, Anda hanya perlu menjaganya tetap normal dan pintar dalam menjaga kadarnya tetap normal seperti memerhatikan jenis makanan yang dimakan dan rutin melakukan olahraga ringan.

Sudahkah Anda mengecek berapa kadar asam urat Anda ke dokter? Segera periksakan dan mulailah gaya hidup sehat.

 

 

Silahkan share bila bermanfaat. . .

 

 

 

Referensi lainnya :

https://www.blogdokter.net/

Leave a Reply