Liburan ke Bali Vlog : Menjelajahi Uluwatu, Pantai Pandawa, dan Sanur

pantai lovina

Di postingan kali ini, saya akan bercerita tentang liburan saya ke Bali.

Hari itu saya beserta teman-teman saya Diyas, Mangkubumi, Hamada, Ayu, Dimas Satryo, Dimas Jepri, Bobby, Felix, Bimo, dan Adma berangkat pada hari Selasa malam, 10 Maret 2015. Kami berangkat menggunakan 2 mobil, dari Malang, dan drivernya gantian dari kami sendiri, kecuali saya karena saat itu saya masih belum bisa menyetir. Hehehe

 

Day 1

 

Perjalanan ke Pantai Lovina dan Kawasan Bedugul

Hari Selasa, 11 Maret pagi akhirnya kami sampai ke pantai Lovina, pantai yang terletak di sebelah barat kota Singaraja, pantai ini terkenal dengan lumba-lumbanya. Tapi kami waktu itu cuma foto-foto pinggir pantai saja. Kalau ingin melihat lumba-lumba harus naik perahu nelayan dulu. Hehe

Siang harinya kami mampir ke kawasan wisata Bedugul sambil cari makan siang. Udara di sini lumayan dingin. Disini juga disewakan perahu-perahu jika ingin melihat-lihat pemandangan di atas air.

 

Menjelajahi Kawasan Uluwatu Bali

Menjelang matahari terbenam, kami menuju ke kawasan Uluwatu. Sebelum menonton di situ, kami memutuskan untuk makan. Makanan di sekitar Uluwatu lumayan mahal. Padahal cuma makan pop mie. Setelah makan, kami menonton Tari Kecak di candinya. Tari Kecak tidak diiringi oleh alat music/gamelan apapun. Tari ini diiringi oleh puluhan pria, dan tari ini berjenis tari sakral. Adapun tari ini menceritakan tentang Sri Rama dan istrinya yang pergi hutan Dandaka. Saat berada di hutan, mereka diketahui oleh Dasamuka (Rahwana). Rahwana pun terpikat oleh kecantikan Dewi Sita. Rahwana berniat menculik Dewi Sita dibantu dengan patihnya yang menyamar sebagai kijang emas. Akhirnya Rama dan Sita pun terpisah. Kesempatan ini digunakan Rahwana untuk menculik Dewi Sita ke Alengka Pura. Rama berniat menolong Dewi Sita dengan Panglima Kera Hanoman. Mereka berhasil mengalahkan bala tentara raksasa Rahwana. Akhirnya Rama berhasil merebut istrinya dengan selamat. The End.

 

Tari Kecak Bali

Tari Kecak

 

Yang paling seru dari cerita ini ketika Hanoman tertangkap di Alengka Pura, dan dibakar. Waktu itulah panggungnya dipenuhi dengan api. Begitulah cerita dari “Kecak and Fire Dance” yang terkenal sampai ke luar negeri.

Setelah dari uluwatu, kami melanjutkan perjalanan menuju ke hotel yang sudah kami pesan sebelumnya. Kami menginap di hotel Pop. Di Bali ada banyak cabang hotel Pop. Sampai-sampai kami bingung mencari di google maps. Hahaha. Kami menginap di hotel Pop dekat pantai Kuta. Memang tempatnya lumayan menyelinap lewat gang sempit. Tapi fasilitasnya lumayan memadai. Ada kolam renangnya juga. Hotel ini terkesan seperti tempat karaoke warna-warni dari luar dan dalamnya. Lumayan lah . .

Sekian cerita perjalanan hari pertama ke bali. Lanjutkan membaca hari ke dua ya .

 

Day 2

 

Di postingan kali ini saya akan bercerita tentang perjalanan ke Bali hari ke dua. Dari sekian banyaknya pantai di Bali, pilihan kami jatuh ke Pantai Pandawa.

 

Sebelum ke pantai Pandawa, kami menjemput teman kami, sampong terlebih dahulu. Lumayan ada orang asli Bali sebagai tour guide gratisan. Hehe. Siangnya kami makan di Warung Subak. Warung ini terkenal dengan makanan seafoodnya yang lezat. Harganya pun juga tidak terlalu mahal karena milih paketan dengan minum air mineral, hehe, dan juga variasi makanannya pun banyak. Untuk penggemar seafood, tempat kulier ini recommended banget.

 

subak

 

Main basah-basahan di Pantai Pandawa sampai Puas

Sore harinya kami tiba di pantai Pandawa, pantai ini terletak di Bali selatan. Saat masuk di pantai ini ada tulisan Pantai Pandawa yang tertempel di tebing batunya. Pantai ini sering disebut sebagai Pantai Rahasia. Disini disediakan perahu dayung untuk bermain air. Di pinggir pantai juga disewakan payung-payung untuk berteduh.

 

Berikut saya lampirkan vlog saat di pantai:

 

 

Untuk harga canoe sekali main 50 ribu, bisa diisi 2-3 orang. Satu perahu dapat 2 dayung. Ombak di pantai ini cukup kuat, sehingga kalau tidak mendayung akan terseret arus. Butuh perjuangan keras untuk kembali ke tempat awal. Sampai kami jatuh berkali-kali. Hahaa.

Pas lagi seru2nya main tabrak-tabrakan perahu, hidungku terkena dayung sampai berdarah. Lukanya kecil sih, tapi lumayan perih terkena air laut. Malah katanya teman-teman, hidungku jadi bengkok. Untung gak tambah pesek. Hehe

 

Sesudah puas bermain air dan foto-foto, kami bersih-bersih diri dan melanjutkan perjalanan kembali ke tempat penginapan. Dan esoknya kami melanjutkan petualangan kami lagi di Bali.

 

Day 3

 

Setelah puas jalan-jalan ke beberapa tempat wisata. Hari ke tiga kami berencana ke pantai lagi.Dan pilihan kami jatuh ke Pantai Sanur.

 

Bermain di Pantai Sanur

Pantai Sanur ini terletak di sebelah timur kota Denpasar. Kami berencana melihat sunrise di Pantai Sanur hari itu.

Karena terkendala hujan, kami memutuskan untuk belanja dulu kemudian ke Pantai Sanur sore harinya. Karena sore hari, akhirnya kami tidak bisa menikmati sunrise, karena pantai ini terletak di sebelah timur. Ooh iya, kami juga ketambah 3 orang lagi, Eric, Pram dan pacarnya yang menemani perjalanan kami. Eric ini salah satu manusia travel-addicted di Indonesia. Habis di Gili Trawangan langsung meluncur ke Bali. Hahaha.

Sebelum sampai di pantai Sanur, kami meminjam sepeda untuk berkeliling pantai. Di sini kami melihat indahnya pemandangan pantai Sanur. Di sekeliling pantai juga terdapat tempat makan dan resto. Kami mengelilingi pantai menggunakan sepeda, walaupun terasa capek, dan hiperkapneu alias menggos-menggos, kami cukup puas karena dapat video dan foto cukup banyak di sini. Hehe.

 

Sambil saya lampirkan vlog saat bersepeda disana :

 

Setelah capek bersepeda, akhirnya kami kembali ke hotel pop. Setelah puas beberapa hari di sana, hari ke empat akhirnya kami pulang kembali ke Malang. Rasanya ingin lagi mengulang perjalanan di Bali bersama teman-teman.

 

“The world is a book and those who do not travel read only one page.”

 

2 Comments

Leave a Reply