Kenali 8 Tanda Bahaya Gejala Penyakit Jantung Sejak Dini

Penyakit jantung umum dikenal dengan dengan penyakit  jantung koroner. Penyakit ini adalah salah satu penyakit berat yang harus diwaspadai. Penyakit jantung terkadang muncul secara tiba-tiba.

Akan tetapi, tahukah bahwa gejala penyakit jantung itu ada walaupun sifatnya terkesan ringan? Gejala sakit jantung atau ciri-ciri penyakit jantung tersebut bisa dikenali dengan mudah, walau beberapa tersamarkan dengan gejala atau ciri dari gangguan tubuh lainnya.

Nah, sebelum membahas tentang gejala penyakit jantung mari kita bahas kemungkinan penyebab penyakit jantung ya gaes.

 

Penyebab atau Faktor Risiko Penyakit Jantung

 

Sebelumnya, apa sih yang menyebabkan seseorang bisa mengalami jantung bengkak atau penyakit jantung koroner ini? Penyebabnya beragam, salah satunya bisa berasal dari gaya hidup seseorang yang tidak sehat yang menyebabkan kolesterol menumpuk dan menyumbat aliran darah ke jantung. Selain itu, penyebab lainnya juga sangat memengaruhi.

Pertama penyebabnya adalah keturunan. Jika orang tua memiliki riwayat penyakit jantung, risiko anak memiliki penyakit yang sama suatu hari nanti cukup tinggi.

Penyebab serangan jantung yang kedua adalah usia. Usia yang semakin bertambah membuat seseorang semakin mudah terserang penyakit jantung ini jika tidak melakukan pola hidup sehat.

Yang ketiga adalah jenis kelamin. Pria memiliki risiko mengalami serangan jantung koroner lebih tinggi dibandingkan perempuan.

Yang keempat adalah penyakit darah tinggi. Penyakit darah tinggi yang terlalu lama (kronis) dapat menyebabkan penyakit jantung seperti jantung koroner dan gagal jantung.

 

Siapa pun bisa mengalami penyakit jantung jika gaya hidup atau kebiasaannya memicu timbulnya masalah di jantung. Setiap orang harus bisa mewaspadai gejala penyakit jantung sedini mungkin.

Di blog anggadewantara.com ini, ayo kita simak beberapa gejala penyakit jantung koroner yang penting untuk diketahui.

 

Gejala Penyakit Jantung Yang Dirasakan oleh Pasien Jantung

 

#1 Mengalami Nyeri Dada

nyeri dada gejala penyakit jantung

Nyeri dada adalah tanda klasik serangan jantung, namun banyak orang tidak menyadari gejala ini adalah suatu kondisi keadaan darurat medis. Jika seseorang mengalami arteri yang tersumbat atau mengalami serangan jantung, orang tersebut akan merasakan nyeri, sesak, atau tekanan pada dada.

Gejala serangan jantung ini biasanya berlangsung beberapa menit. Gejala ini mungkin terjadi ketika sedang beristirahat atau ketika penderita sedang melakukan kegiatan fisik seperti berolahraga.

 

#2 Mengalami Kram atau Pembengkakan Pada Kaki

Kram yang terjadi tiba-tiba pada bagian kaki yang menjalar ke pinggul ini bisa menjadi tanda atau gejala sebuah penyakit yang tidak ringan, misalnya penyakit jantung.

Kram tersebut terjadi karena kurangnya aliran darah pada area kaki. Kram ini bisa menjadi sinyal terjadi sesuatu yang tidak benar pada pembuluh darah baik yang menuju ke kaki maupun ke jantung.

Selain itu penderita jantung bengkak juga dapat mengalami pembengkakan kaki. Pada gagal jantung, otot-otot jantung melemah dan fungsi pompa darah menjadi kurang efisien. Hal ini menyebabkan cairan di pembuluh darah bocor ke jaringan lain seperti pada kaki. Organ kaki paling terpengaruh oleh karena gravitasi dan letaknya berada paling bawah.

 

#3 Nyeri Pundak atau Nyeri pada Lengan

nyeri pundak gejala penyakit jantung

Apabila anda merasakan nyeri pada pundak serta menjalar pada lengan, jangan abaikan hal ini. Bisa jadi orang yang merasakan hal ini hanya berpikir bahwa hal ini adalah nyeri sendi biasa.

Tapi hati-hati ! !

Hal ini adalah salah satu gejala klasik dari serangan jantung koroner. Segera minta bantuan dan segera hubungi dokter.

 

#4 Mengalami Kelelahan Fisik yang Luar Biasa

Kelelahan fisik yang luar biasa. Jika kita merasa sangat lelah padahal hanya melakukan aktivitas biasa saja atau bahkan sama sekali tidak bisa melakukan aktivitas, maka perlu segera mengecek kesehatan ke dokter. Bisa saja itu adalah gejala dari penyakit jantung. Kelelahan ini disebabkan oleh ventrikel kiri yang mulai lemah. Ventrikel kiri sendiri berfungsi untuk memompa aliran darah ke seluruh tubuh. Jika ventrikel kiri lemah, maka tidak akan mampu memompa secara optimal, sehingga peredaran darah menjadi tidak lancar.

 

#5 Merasakan Nyeri Perut dan Mengalami Masalah Pencernaan

Salah satu gejala penyakit jantung adalah masalah pencernaan yang kurang baik. Memang tidak semua gejala sakit perut atau sendawa berkepanjangan adalah gejala penyakit jantung. Akan tetapi, apabila sakit perut bagian atas tersebut terasa sangat hebat dan rasa mual semakin parah bisa jadi hal tersebut adalah gejala penyakit jantung.

 

#6 Nyeri di Sekitar Area Gigi dan Rahang

Rasa sakit akibat serangan jantung dapat menyebar ke lengan, ke area rahang atau ke punggung. Beberapa orang merasakan sakit gigi atau sakit pada rahang sebagai gejala serangan jantung. Jenis-jenis nyeri tanpa nyeri dada bisa saja terjadi pada serangan jantung.

 

#7 Mual dan Muntah tiba-tiba

Merasa mual di perut adalah gejala serangan jantung yang kurang lazim tetapi mungkin saja terjadi. Beberapa pasien menggambarkan gejala ini seperti perasaan seperti gangguan pencernaan. Jika mengalami mual yang hebat maka penderita penyakit jantung dapat sampai muntah.

 

#8 Merasa Sesak Nafas

Merasa sesak napas atau terengah-engah adalah gejala umum serangan jantung. Kesulitan bernafas atau sesak nafas, secara medis dikenal sebagai dyspnea. Sesak napas dapat terjadi sebelum atau selama nyeri dada akibat serangan jantung.

 

Mewaspadai gejala penyakit jantung tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa saja.

Sebaliknya, kita sudah memberikan pengetahuan sejak dini kepada anak tentang bahayanya penyakit jantung. pencegahan penyakit jantung lebih baik daripada pengobatan penyakit jantung.

Kita perlu mengukur tekanan darah secara berkala menggunakan tensimeter. Tensi yang tinggi yang dibiarkan terlalu lama maka akan menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya adalah penyakit jantung dan penyebab stroke. Karena itu jagalah selalu tekanan darah normal anda.

Selain itu, mengonsumsi makanan yang kaya serat dan penuh gizi juga penting untuk dilakukan, dan hindari makanan-makanan yang banyak mengandung lemak jahat dan kolesterol.

 

Jangan lupa share artikel ini agar bisa bermanfaat juga untuk orang lain.

 

Salam sehat . . .

Leave a Reply