Fakta Dibalik Pikiran Anda

Jika tubuh manusia dianalogikan sebagai komputer atau mesin maka otak anda bisa dianalogikan sebagai hardware dari CPU dan pikiran sebagai software dari CPU yang mengatur data, informasi yang ada dalam komputer. Pikiran ini dapat disebut sebagai satu kesatuan kognitif, antara lain kesadaran, persepsi, pemikiran, dan ingatan. Kumpulan itu memiliki berbagai kekutatan imajinasi dan apresiasi.

Pikiran itu terbagi menjadi dua, pikiran sadar dan pikiran bawah sadar (subconscious mind). Pikiran sadar kita adalah pemikiran yang menggunakan logika ataupun akal sehat. Dengan ini kita dapat melakukan analisa data, menghitung laporan keuangan, merencanakan program kerja, dan lain-lain.

 

Sigmund Freud (1856-1939), seorang ahli psikoanalisis mengibaratkan fungsi kerja pikiran bawah sadar dan bawah sadar seumpama fenomena gunung es. Jika kita lihat gunung yang menjulang ke atas diibaratkan pikiran sadar, dan yang menjulang ke bawah (bahkan berkali-kali lipat lebih tinggi) diibaratkan pikiran bawah sadar kita. Dari gambar tersebut pun kita sudah melihat seberapa besar pengaruh pikiran bawah sadar terhadap kita.

 

William James, bapak psikologi Amerika, mengatakan bahwa Daya yang menggerakkan dunia berada dalam pikiran/batin bawah sadar anda. Batin bawah sadar anda mengontrol semua proses vital badan anda dan tahu bagaimana menjawab semua persoalan. Apapun yang dikesankan kepada pikiran bawah sadar akan terjelmakan pada layar ruang sebagai kondisi, pengalaman dan kejadian. Hukum aksi dan reaksi itu universal. Pikiran anda adalah aksi dan reaksinya adalah tanggapan otomatis bawah sadar anda atas pikiran itu.

 

Selain itu, pikiran bawah sadar juga memiliki kemampuan belajar yang hebat, pikiran bawah sadar mampu menganalisa suatu pola rumit dari dunia ini, termasuk pola komunikasi, pola kebohongan dan kejujuran. Hal inilah yang menyebabkan adanya “intuisi” atau perasaan tidak enak sekiranya ada sesuatu yang janggal dalam komunikasi dengan orang lain. Jadi apabila kita mampu mengikuti dan mendengarkan simpul-simpul benang merah dan intuisi dari pikiran bawah sadar, maka kita akan dapat melakukan apapun yang disampaikan pikiran bawah sadar, dan menghindari pikiran sadar yang tidak sejalan.

Leave a Reply