Persiapan Dokter Internship + (Tips Menjalani Internsip Supaya Lancar)

Setelah lama menunggu sekitar 9 bulan lebih dari jadwal pemberangkatan, akhirnya kesampaian juga  saya menjalani kewajiban internsip untuk para lulusan baru Kedokteran. Buat yang belum tau apa itu internsip, Internsip adalah program dari menteri kesehatan   selama 1 tahun untuk para lulusan dokter baru agar memantabkan dan memahirkan keilmuannya. Wajah-wajah segar dari para dokter baru ini akan ditempatkan ke beberapa wahana yang berbeda di seluruh Indonesia.

 

 

Pembekalan Internsip Dokter Umum

Day 1

Hari pertama kami mendapat pengarahan dari dinkes provinsi di Surabaya. Disana dijelaskan tentang beberapa hal penting yg dibutuhkan untuk persiapan internsip. Dari peraturan-peraturan, undang-undang, dan penjelasan bpjs. Selain itu,juga dibagikan beberapa buku-buku dan borang untuk internsip. Eiits, tak kuduga disana juga dibagikan dana untuk transportasi. Walau tak seberapa, tapi lumayanlah untuk beli premium di pom bensin. Hehehe. . . .

Day 2

Hari ke 2 kami para pejuang dokter internsip diberi pembekalan di Dinkes Jombang. Disana kami berkenalan dengan para dokter pendamping kami selama 1 tahun, dr.Sangidu, dr.Yeyen dan dr. Agus. Kami juga diberi penjelasan seluk beluk kota Jombang, RSUD Jombang dan Puskesmas Tambakrejo. Kami juga diminta melengkapi berkas-berkas seperti surat ijin praktek, surat untuk kewenangan klinis dll. Setelah selesai diberikan penjelasan , akhirnya kami bisa berfoto selfie.

 

Dokter Internsip

 

Tips Menjalani Internsip Dokter Supaya Lancar

 

#1 Jalani Peran dengan baik

Hari pertama Anda menginjakkan kaki di rumah sakit sebagai dokter magang adalah hari yang akan selalu Anda ingat. Hal ini adalah hari ketika Anda mengenakan jas putih dokter (yang sesungguhnya). Pasien melihat anda bukan sebagai siswa tetapi sebagai dokter.

Saya tidak akan pernah melupakan hari pertama saya internsip. Biasanya yang sering dipanggil “dek koas” (baca: keset rumah sakit), sekarang dipanggil dokter. Bahkan sejawat senior pun memanggil dengan sebutan “dok”.

Benar-benar terasa aneh di awal-awal . . .

Pada saat itu saya tahu bahwa karena tidak yakin pada diri saya telah menjadi dokter.  Beberapa hari pertama dan bahkan minggu magang adalah masa transisi.  Jika Anda melakukan pekerjaan Anda sebagai magang, anda akan belajar apa yang perlu Anda ketahui untuk menjadi seorang dokter hebat.

Sebagai seorang dokter internsip yang baru saja memulai, saya percaya setiap dokter yang menyelesaikan ujian UKMPPD akan memiliki landasan pengetahuan yang sangat besar. Konon, sekolah kedokteran tidak mengajarkan Anda bagaimana menjadi seorang dokter. Proses seperti koass dan intership mengajarkan kita bagaimana menjadi seorang dokter yang baik.

 

#2 Prioritaskan Pasien

Selama masa  internsip, selalu ingat bahwa prioritas pasien adalah yang utama. Anda mungkin akan memiliki tugas ilmiah seperti presentasi portofolio saat program internsip. Ini adalah kesempatan belajar yang sangat penting, di mana Anda harus memanfaatkan sepenuhnya. Banyak program mengadakan presentasi siang di mana makanan disediakan! Namun, jangan lupa bahwa menyelesaikan pasien Anda terlebih dahulu.

Mungkin dulu kita sering bicara “Nyantaaaaai, kan ada PPDS, selesaiin aja nanti belakangan”

Namun saat ini, kita tidak bisa meremehkan pasien seperti jaman koass dulu. Kita harus menyelesaikan rekam medis pasien secara lengkap. Karena itu memang tanggung jawab dokter jaga.

 

#3 Cari Bantuan ketika Perlu

Ketika bekerja di pelayanan primer di daerah maupun rumah sakit, kita akan mendapati penyakit-penyakit yang membutuhkan penanganan yang membutuhkan skill tertentu.  Tindakan-tindakan invasif seringkali membutuhkan orang yang lebih berpengalaman, tidak terkecuali dengan perawat. Jangan pernah merasa benar dan bisa sendiri.

 

#4 Tetap Rendah Hati dan Tahu Menempatkan Diri

Memang benar setelah bertahun-tahun kerja keras dan belajar, waktunya tiba anda menyandang gelar “Dokter” sebelum nama Anda.  Banyak perawat bekerja sama dengan Anda terutama di IGD dan ICU yang telah ada di sana selama bertahun-tahun. Mereka telah menyaksikan orang-orang magang datang dan pergi.

Banyak perawat IGD dan ICU mampu menjalankan SOP dan protokol sendiri dengan semua pengalaman yang mereka miliki. Jadi, berhati-hatilah dengan pengalaman orang-orang di sekitar Anda dan ingatlah untuk menghormati mereka baik penghuni junior / senior di tempat anda bekerja.

 

 

 

Leave a Reply