Apakah Tujuan Hidup Anda ?

Kebanyakan orang tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan dalam dalam hidup mereka karena mereka tidak pernah mendefinisikan apa tujuan mereka. Saat orang dibiarkan berbuat sekehendak mereka, mereka hanya hidup dengan menerima pola pikir dan visi yang mereka warisi dari teman, keluarga, masyarakat, maupun pihak yang lain. Hasilnya adalah mereka menginginkan sesuatu tepat seperti keadaan yang berlaku dan mereka terima saat ini.

Ini adalah cerita klasik tentang nelayan yang perlu kita renungkan. Suatu hari seorang pengusaha sedang berlibur ke kampong nelayan. Dia merasa terganggu dengan nelayan yang bersantai di bawah pohon.

            “Kenapa bapak tidak melaut?”

            “Saya sudah melaut semalam dan saya perlu istirahat.”

            “Kalau bapak melaut lagi bapak bisa mendapat banyak ikan.”

            “Lalu?”

            “Bapak bisa mengumpulkan uang untuk membeli perahu.”

            “ Lalu ?”

            “Dengan perahu itu bapak tidak perlu lagi menyetorkan sebagian keuntungan bapak kepada pemilik perahu.”

            “Lalu?”

            “Bapak bisa mengumpulkan lebih banyak uang untuk membeli perahu kedua.”

            “Lalu?”

            “Dengan dua perahu, bapak bisa mendapatkan banyak uang dan membeli perahu ketiga, keempat, kelima dan seterusnya.”

            “Lalu ?”

            “Jika perahu bapak sudah banyak, bapak bisa menyewakannya ke nelayan lain sehingga bapak tidak perlu lagi melaut.”

            “Lalu ?”

            “Bapak dapat hidup tenang dan bersantai”

Nelayan itu tersenyum dan berkata, “Menurut Bapak, apa yang sedang saya lakukan sekarang?”

Nasehat pengusaha itu baik. Namun yang dikatakan nelayan itu  mengajarkan satu hal. Hidup itu harus seimbang dan memiliki tujuan yang jelas.

Pencarian tujuan hidup telah membingungkan banyak orang selama ribuan tahun. Itu karena kita memulai pada titik awal yang keliru dari diri kita sendiri. Kita mengajukan pertanyaan yang berpusat pada diri kita sendiri seperti,” Ingin menjadi apakah aku kelak? Apakah yang harus kulakukan dalam hidupku?” Tetapi memusatkan kehidupan pada diri sendiri tidak akan menyingkapkan tujuan hidup kita.

Saya pernah tersasar di kota lain. Ketika saya bertanya arah menuju ke penginapan, saya diberitahu “Anda tidak bisa ke sana dari sini. Anda harus memulai dari sisi lain kota ini.” Demikian juga dalam hal menemukan tujuan hidup. Anda harus memulainya dengan Tuhan, pencipta Anda. Anda ada karena Tuhan menghendakinya. Anda diciptakan oleh Tuhan dan untuk Tuhan. Sebelum anda memahami itu, kehidupan anda tidak ada artinya. Hanya didalam Tuhanlah kita dapat menemukan identitas kita, makna hidup kita, arti kita dan masa depan kita.

“Karena didalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.”

Kolose  1 :16

Tulisan ini bukan tentang menemukan karier yang cocok, mencapai impian, dan merancang kehidupan. Ini juga bukan tentang menjejalkan lebih banyak kegiatan yang terlalu padat. Sejujurnya, tulisan ini mengajarkan bagaimana mengurangi  kegiatan anda dalam hidup dengan memusatkan perhatian untuk apa yang paling penting. Yaitu apa yang Tuhan inginkan ketika menciptakan Anda.

Kita dapat belajar apa yang diinginkan Tuhan melalui firman-Nya. Cara yang paling gampang untuk menemukan tujuan hidup adalah bertanya kepada Pencipta. Tuhan tidak akan membiarkan kita menebak-nebak. Ia telah mengungkapkan mengapa kita hidup, bagaimana hidup berlangsung, dan apa yang diharapkan di masa yang akan datang melalui Alkitab.

Tuhan bukanlah titik awal kehidupan anda, melainkan sumber kehidupan anda. Untuk menemukan tujuan hidup Anda harus kembali kepada firman-Nya. Hanya didalam Kristus kita akan menemukan siapa diri kita dan untuk apa kita hidup.

“Aku katakan ‘di dalam Kristus’, karena dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan – kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang didalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya “

Efesus 1 :11

Referensi :

Bible

Vanny C. Cerita Sebuah Pensil

Rick Warren. The Purpose Driven Life

Leave a Reply